SMAN 8 Pekanbaru Santuni 200 Kaum Duafa
SMAN 8 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah berprestasi. Berbagai event baik lokal maupun nasional, siswa SMAN 8 Pekanbaru sering meraih juaranya. Namun demikian, bidang religi tidak luput dari perhatiannya.
Kepala Sekolah SMAN 8 Pekanbaru, Nurfaisal Kamis (9/8) menyatakan bahwa selain edukasi formal, SMAN 8 juga menggenjot masalah religi. Menurutnya, seorang berilmu harus disertai dengan akhlak yang kuat agar menjadi pemimpin yang baik dan berakhlak mulia.
“Progam imtaq SMAN 8 Pekanbaru kali ini adalah memberikan santunan kepada 200 kaum duafa dan masyarakat miskin. Denggn program peningkatan imtaq, sekolah mengajak siswa peduli kepada kesusahan orang lain. Yaitu dengan mengumpulkan zakat maal dari orangtua siswa maupin guru,” terangnya.
Menurutnya, dana zakat maal yang dikumpulkan dari orangtua siswa dan guru disalurkan ke masyarakat di sekitar sekolah yang tidak mampu, tim kuning (petugas kebersihan) dan ke panti asuhan yang benar-benar belum mendapatkan bantuan dan orangtua siswa yang kurang mampu. “Alhamdullillah tahun ini terkumpul zakat maal sebesar Rp 112 juta dikumpulkan dari orangtua siswa yang mampu dan para guru. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya Rp 60 juta,” terangnya.
Menurut Nurfaisal, program imtaq lainnya adalah seperti tadarus selama bulan Ramadhan, qatam Qur’an dibimbing wali kelas, melaksanakan korban Idul Adha. Tahun lalu berhasil mengorbankan 11 ekor sapi dari siswa, guru dan alumni. “Untuk melengkapi program imtaq tersebut, SMAN 8 bersama orangtua siswa akan membangun mesjid di lingkungan sekolah,” terangnya.
Sumber RiauTerkini.com


No Comment to “SMAN 8 Pekanbaru Santuni 200 Kaum Duafa”